Pagi ini tatkala mengecek ocehan banyak orang di twitter, saya menemukan ocehan dari Billy Boen (penulis buku Young On Top) yang sedang berada di Puncak, Bogor sekaligus berusaha memenuhi target menulis 100 Halaman untuk buku terbarunya, kira-kira begini ocehannya “M at Puncak Pass. Kabut total, dingin bgt! Serasa ky bkn di Indonesia. What a gorgeous morning..later y’all. Need to write 100pages today :)” . Saya yang kini sedang dan memiliki impian untuk punya buku yang saya terbitkan tergoda untuk mengontarinya, lewat fasilitas mention it di twitter saya mengomentari “@BillyBoen you’re busy man, how can you have a time to write a book? I dont understand!” ujar saya. Jujur saya memang selalu bertanya-tanya mengenai orang-orang sibuk macam Rhenald Kasali, Billy Boen dan lainnya yang punya waktu untuk menulis sedangkan saya yang belum sibuk-sibuk amat merasa keteteran untuk menyisakan waktu untuk menulis buku. Saya musti angkat topi untuk mereka berdua.
Rasa curiosity saya akhirnya terjawab setelah tak beberapa lama kemudian, Billy menjawab mention tweet saya dengan “Time management, WE CONTROL our own time. @saumiere: @BillyBoen you’re busy man, how can you have a time to write a book? I dont understand!” Jadi menurut Billy intinya kita harus punya manajemen waktu, kita mengkontrol waktu kita sendiri. Memang benar dan itulah another success factor yang harus dipegang. Bagaimana kita mengatur waktu untuk belajar, bekerja, dan bermain (istilah saya untuk socialize).















